Doktrin tentang akhir zaman: Bagaimana akhir dari kehidupan manusia?

Doktrin akhir zaman
12.png

Doktrin tentang akhir zaman merujuk kepada ajaran Kitab Suci yang berbicara mengenai kiamat, kedatangan Mesias, kebangkitan orang mati dan kehidupan kekal serta kebinasaan.

Ada banyak tanda-tanda yang akan menyertai seperti peperangan, bencana alam, rusaknya moral manusia, penganiayaan dan masa kesusahan besar.

Keadaan ini tidak bisa terhindarkan, karena sudah menjadi bagian dalam renacana Allah dan Kitab Suci telah menuliskan serta menubuatkan hal ini.

Dalam berbagai pengajarannya, Tuhan Yesus selalu memerintahkan supaya mereka berjaga-jaga dan waspada.

Doktrin tentang akhir zaman

Di dalam iman kristen, akhir zaman adalah hal yang pasti akan terjadi, hal ini sesuai dengan apa yang di tulis oleh Alkitab sendiri.

Rasul Paulus mengatakan bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan tempat kediaman di sorga bagi kita (2 Kor.5:1).

Jadi, kehidupan di dunia ini hanya bersifat sementara dan kehidupan kekal di sorga adalah kehidupan yang sebenarnya.

Oleh sebab itu, doktrin tentang akhir zaman merupakan pengajaran yang penting dan merupakan pengharapan dari iman orang-orang percaya.

Dalam memahami dan menafsirkan teks-teks Alkitab tentang akhir zaman, ada beberapa perbedaan di antara denominasi gereja.

Walaupun demikian, esensi tentang akhir zaman tetaplah sama, bahwa akan ada masa kesusahan besar dan penganiayaan. Kristus akan datang kembali, kebangkitan orang mati, kehidupan kekal dan hukuman kekal.

Pentingnya doktrin akhir zaman

Keyakinan akan kedatangan Kristus kembali merupakan pengharapan bagi orang percaya. Hal ini mendorong mereka untuk menjalani hidup dengan iman dan tujuan yang jelas.

Alasan utama mengapa doktrin ini penting adalah karena memberikan harapan dan penghiburan bagi umat Kristen.

Meskipun dunia saat ini penuh dengan penderitaan dan kesulitan, ada masa depan yang lebih baik di mana semua masalah akan diselesaikan oleh Tuhan.

Pengajaran tentang akhir zaman menekankan supaya setiap orang mempersiapkan diri dan berjaga-jaga untuk menyambut kedatangan Kristus yang kedua kali.

Pendapat John Calvin

John Calvin adalah seorang teolog terkemuka pada era Reformasi setelah Martin luther, Ia memiliki pengaruh yang besar terhadap penafsiran Alkitab dan juga eskatologi.

Menurutnya, akhir zaman akan ditandai dengan kesengsaraan besar dan penganiayaan terhadap orang percaya. Calvin juga menekankan pentingnya menjalani kehidupan yang benar sebagai persiapan menghadapi akhir zaman.

Orang-orang percaya harus berusaha untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan dan mengikuti perintah-perintah-Nya.

Ini tidak hanya berbicara mempersiapkan diri, tetapi juga membantu saudara-saudara seiman supaya mereka dikuatkan dan dapat menanggung berbagai pencobaan.

Calvin menolak segala upaya untuk memprediksi kapan tepatnya peritiwa akhir zaman dan kedatangan Kristus kembali. Namun tanda-tanda yang menyertai masa-masa itu di jelaskan di dalam Alkitab.

Pendapat Martin Luther

Marthen Luther adalah seorang tokoh reformasi Gereja, melalui gerakannya gereja di ajak kembali kepada Alkitab sebagai sumber kebenaran.

Ia percaya bahwa akhir dunia sudah dekat dan itu akan ditandai dengan kesengsaraan dan penderitaan yang hebat.

Luther mendasarkan kepercayaannya pada nubuatan di dalam Alkitab, khususnya yang di dalam kitab Matius dan Wahyu. Akhir zaman akan ditandai dengan peperangan, kelaparan, penyakit, dan bencana alam.

Selain itu, ada peningkatan nabi-nabi palsu dan penurunan moralitas manusia secara umum. Halnya dibuktikan dengan bertambah banyaknya kejahatan-kejahatan, percabulan, seks bebas dan perbuatan-perbuatan jahat lainnya.

Peristiwa-peristiwa tersebut diperlukan dan harus terjadi sesuai nubuat Alkitab untuk mewujudkan rencana Tuhan.

Luther menekankan pentingnya pertobatan dan iman kepada Yesus Kristus sebagai sarana keselamatan selama masa-masa sulit ini.

Penting sekali untuk tetap teguh di dalam iman supaya tidak jautuh ke dalam berbagai pencobaan.

Ajarannya menekankan pertobatan dan iman sebagai komponen penting untuk selamat dari kesengsaraan yang akan datang pada akhir zaman.

Related posts