Hati adalah pusat kehidupan, Renungan Harian Kristen

hati adalah pusat kehidupan

Hati adalah pusat kehidupan karena perananya yang penting dalam menjaga keseimbangan dan kelangsungan hidup seseorang. Selain itu, juga hati juga merupakan organ tubuh yang memiliki fungsi untuk memproses nutrisi yang masuk ke dalam tubuh, menetralisir racun dan zat-zat yang berbahaya.

Hati juga berfungsi untuk mengatur proses pencernaan dan juga mengatur kadar gula darah. Bahkan jika hati mengalami luka, ia memiliki kemampuan untuk pulih dan melakukan regenerasi/tumbuh kembali. Peran dan fungsi hati secara jasmani begitu penting, karena menjaga kesehatan dan juga kelangsungan hidup manusia.

Read More

Selain secara jasmani, fungsi hati secara rohani juga sangat penting sekali. Hal ini sesuai dengan firman TUHAN yang mengatakan demikian: “Oleh sebab itu, jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan” (Am. 4;23). Renungan hari ini mengajak kita membaca untuk membaca Alkitab dan merenungkannya sejenak.

Hati adalah pusat kehidupan

Hati adalah pusat kehidupan manusia, hal ini tidaklah dapat disangkal lagi. Secara jasmani perannya sangat vital yaitu menjaga kesehatan tubuh dan juga menjaga kelangsungan hidup manusia. Secara rohani hati juga memiliki fungsi yang sama, yaitu menjaga kesehatan tubuh dan juga kelangsungan hidup.

Mengapa demikian? Amsal 4:23 menuliskan dengan jelas, “Oleh sebab itu, jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan.” Firman mengajarkan supaya anak-anak Tuhan menjaga hatinya dengan segala kewaspadaan, karena hati bisa terluka dan sakit.

Sakit yang dimaksud adalah sakit secara rohani, jika hati seseorang sakit maka ia tidak akan bisa melihat kebenaran. Bahkan lebih dari itu, hati yang tidak dibersihkan dari zat-zat beracun (sakit hati, dendam, iri hati, cemburu, amarah) bisa membawa kepada perbuatan-perbuatan yang jahat.

Mengapa ada orang membunuh, mencuri, memukul sesamanya dan membohongi orang lain? Hal ini dikarenakan hatinya sedang sakit. Hati adalah pusat kehidupan? Apabila hati seseorang itu baik dan sehat maka yang akan terpancar melalu perbuatannya juga adalah kebaikan.

Namun apabila hati seseorang itu isinya zat-zat beracun (sakit hati, dendam, iri hati, cemburu, amarah) maka yang terpancar melalui perbuatannya adalah hal-hal buruk. Oleh sebab itu, anak-anak TUHAN memiliki dua pilihan pilihan. menjaga hatinya supaya sehat atau membiarkan hatnya mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.

Pentingnya menjaga hati

Firman TUHAN dengan jelas mengajarkan dan juga memberikan nasehat untuk selalu menjaga hati dengan segala kewaspadaan. Menjaga hati dengan segala kewaspadaan berarti menjaga hati supaya sehat jasmani dan secara rohani. Artinya tidak membiarkan zat-zat yang beracun dan berbahaya masuk.

Secara jasmani hati yang tidak dijaga dengan baik akan membuat fungsi organ-organ tubuh yang lain menjadi terganggu, lalu menjadi sakit dan meninggal. Sedangkan secara rohani apabila hati seseorang tidak dijaga dengan baik, maka akan membuat kehidupan rohani kita menjadi mati.

Akibatnya yang pertama adalah malas beribadah di gereja, malas berdoa, malas membaca Alkitab, malas mengasihi sesama, tidak memiliki kepedulian dan memberontak kepada Allah. Dan akibat yang paling parah adalah akan mengalami kematian kekal, yakti tidak mendapat bagian di dalam kerajaan sorga.

Konklusi

Sungguh sangat menakutkan sekali jika hati kita tidak dijaga dengan baik. Renungan firman ini mengajak kita semua untuk sejenak merenungkannya dan berdoa. Lalu cobalah untuk mengingat-ingat kembali apa saja yang sudah kita konsumsi dan masukkan ke dalam hati.

Apabila yang masuk adalah zat-zat berbahaya yang membawa penyakit maka marilah kita mengaku dosa dihadapan TUHAN dengan berdoa. Baca juga artikel tentang memiliki kasih yang sejati.

Doa: Bapa kami yang baik, kami bersyukur untuk firman-Mu yang mengingatkan supaya selalu menjaga hati dengan segala kewaspadaan. Kiranya Engkau selalu menolong dan memberikan kekuatan untuk kami mampu menjaga hati supaya tetap bersih, murni dan suci. Degan demikian, kami selalu memancarkan kebaikan dan kemurahan serta dapat menjadi garam dan terang bagi dunia, amen.

Related posts